Contoh dari hadits dho’if tersebut adalah tentang keutamaan surat yasin sehingga orang-orang membolehkan adanya yasinan. Hadits tersebut adalah, ”Bacakanlah surat yasin untuk orang mati di antara kalian”. (Hadits ini dho’if/lemah diriwayatkan oleh Abu Daud, Ibnu Majah, dan Nasa’i. An Nawawi mengatakan bahwa dalam hadits ini terdapat 2 Faidah dari Hadis. Anjuran bersedekah; Sedekah merupakan sebab terjaganya harta serta pertambahan dan keberkahannya. Pertambahan harta ada kalanya bersifat maknawi seperti Allah membukakan untuknya pintu-pintu rezeki, dan ada kalanya bersifat konkret yaitu Allah menurunkan keberkahan pada harta tersebut lalu bertambah melebihi kadar yang dia keluarkan sebagai sedekah. Yang membuat kita mulia adalah karena takwa. Semoga pelajaran tentang ayat yang mulia ini bermanfaat dan bisa kita renungkan serta realisasikan. Wallahu waliyyut taufiq. Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. @ Sabic Lab Riyadh KSA, 27 Dzulqo’dah 1432 H (25/10/2011) www.rumaysho.com. Baca Juga: Kedua: Siapa saja yang melunasi utang si mayit. 3. Ketiga: Menunaikan qodho’ puasa si mayit. 4. Keempat: Menunaikan qodho’ nadzar baik berupa puasa atau amalan lainnya. 5. Keenam: Bekas-bekas amalan sholih (seperti ilmu yang bermanfaat) dan sedekah jariyah yang ditinggalkan oleh si mayit. 6. Rasulullah menjawab: Maksud: “Nikahilah kamu wanita yang penyayang, subur kerana aku merasa bangga dengan memiliki umat yang banyak.” (Hadis Riwayat Abu Daud, no. 2050) Hadis ini dinilai sahih kerana mempunyai sanad yang thiqah (dipercayai dan kuat). Syeikh Syu’aib Al-Qrnouth meninai hadis ini dengan memiliki sanad yang thiqah (kuat). Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s.

hadits tentang rezeki rumaysho